Untuk Anda yang Sibuk!!! Tp yang ga sibuk Juga Ga Pa2..
November 17, 2009 pada 9:45 am (Uncategorized)
KABAR GEMBIRA!!!
November 16, 2009 pada 12:41 pm (Uncategorized)
Dari Abu Darda’ -radyallahu anhu- bahwa Rasulullah –shalallahu alaihi wasalam- bersabda:
“Barangsiapa yang menempuh satu jalan untuk menuntut ilmu maka Allah akan menuntunnya meniti salah satu jalan menuju jannah. Sesungguhnya para malaikat mengembangkan sayap mereka bagi penuntut ilmu karena ridha terhadap apa yang mereka perbuat. Sesungguhnya seorang yang berilmu benar-benar dimintakan ampunan oleh penduduk langit dan bumi hingga ikan-ikan di kedalaman air. Sesungguhnya keutamaan seorang yang berilmu di atas seorang yang beribadah adalah seperti bulan purnama yang melebihi bintang-bintang yang lain. Sesungguhnya para ulama adalah pewaris para Nabi. Sesungguhnya para Nabi tidaklah mewariskan dinar atau dirham. Namun mereka mewariskan ilmu. Barangsiapa yang meraihnya maka dia telah mendapatkan bagian yang berlimpah.”
Diriwayatkan oleh Imam Ahmad – Al-Fathur Rabbani – (I/ 149), Abu Daud (3641), Ibnu Majah (223), Ibnu Hibban (I/ 289) dan Al-Baihaqi dalam Syu’abul Iman. Dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahihul Jami’ (6297).
SO..THOLABUL ILMY YUK…!!!
TAPI…GIMANA CARANYA YA???
SOLUSINYA…!!!
Untuk ikhwah fillah yang ada di daerah Bogor…dan ga mau repot…
BELI AJA BUKU-BUKU ISLAMI BERMANHAJ SALAF* HUBUNGI:
AKH YUSUF
PEMESANAN:
081932189321
ahmad.yusufalfarizi88@gmail.com
Mesjid Imam Ahmad Bin Hanbal Setiap Ahad Ba’da zhuhur
Mesjid Ar Royyan Taman Cimanggu Ba’da Isya
DAPATKAN DISKON 25%
UNTUK SETIAP BUKU
INFO BUKU:
KLIK WWW.PUSTAKADARULILMI.COM
Note:
*Buku cetakan Pustaka Darul Ilmi
Nasihat Para Salafush Sholih Akan Pentingnya Ilmu
November 16, 2009 pada 12:04 pm (Uncategorized)
Nasehat Salafush Shalih untuk Kaum Muslimin
Berikut ini beberapa atsar yang berisi nasehat dan keterangan akan pentingnya ilmu dan mempelajarinya.
Pertama: Dari ‘Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata: “Ilmu itu lebih baik daripada harta, ilmu akan menjagamu sedangkan kamulah yang akan menjaga harta. Ilmu itu hakim (yang memutuskan berbagai perkara) sedangkan harta adalah yang dihakimi. Telah mati para penyimpan harta dan tersisalah para pemilik ilmu, walaupun diri-diri mereka telah tiada akan tetapi pribadi-pribadi mereka tetap ada pada hati-hati manusia.” (Adabud Dunyaa wad Diin, karya Al-Imam Abul Hasan Al-Mawardiy, hal.48)
Kedua: Dari ‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu bahwasanya beliau apabila melihat para pemuda giat mencari ilmu, beliau berkata: “Selamat datang wahai sumber-sumber hikmah dan para penerang kegelapan. Walaupun kalian telah usang pakaiannya akan tetapi hati-hati kalian tetap baru. Kalian tinggal di rumah-rumah (untuk mempelajari ilmu), kalian adalah kebanggaan setiap kabilah.” (Jaami’ Bayaanil ‘Ilmi wa Fadhlih, karya Al-Imam Ibnu ‘Abdil Barr, 1/52)
Baca entri selengkapnya »
Tunggu Aku…
Agustus 17, 2009 pada 8:09 am (Uncategorized)
Ketika ku lihat sepasang muda-mudi yg tengah menikah menaiki sepeda setelah menghadiri kajian islam, hati ini brkata:”Kpn ya ana bs kajian brsama wanita yg telah dtakdirkn olehNya?”
Waktu demi waktu ku terus memikirkan hal ini.Tp mngkinkah ada wanita yg ingin mnjd pendamping ana sedangkan ana blm memiliki pekerjaan dan ilmu yg cukup?
Tp ku yakin Allah telah menyiapkn seorang bida2ri yg cantik nan jelita yg hatinya tertaut pada Rabb semesta alam serta sunnah sang uswah, Allah dan RasulNya…Insya Allah…
Wahai Bida2ri tunggu aku …
Demonstrasi…Solusi or Polusi???
Januari 31, 2009 pada 3:21 am (Uncategorized)
Tags: Indonesian
Oleh
Syaikh Su’aiyyid bin Hulaiyyil Al-Umar
Segala puji bagi Allah yang telah mengutus rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar, untuk memenangkannya diatas segenap agama, dan cukuplah Allah sebagai saksi.
Semoga shalawat serta salam atas Nabi kita Muhammad, pengemban ajaran yang bersih dan murni, demikian juga atas keluarga, para sahabat dan pengikutnya, serta siapa saja yang meneladani dan berpedoman pada ajaran beliau sampai hari kiamat nanti. Amma ba’du.
Di dalam Al-Qur’an, Allah memerintahkan kita agar menetapi jalan petunjuk yang lurus dengan firman-Nya.
“Artinya : Dan bahwa (yang kami perintahkan ini) adalaj jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah Dia, dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu mencerai beraikan kamu dari jalannya, yang demikian itu diperintahkan Allah agar kamu bertakwa” [Al-An’am : 153]
Allah melarang kita menyelisihi ajaran Nabi-Nya dengan firmanNya.
“Artinya : Hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah-Nya takut akan ditimpa cobaan atau ditimpa azab yang pedih” [An-Nur : 63]
Al-Khitbah
Juli 15, 2008 pada 1:28 am (Uncategorized)
A. MAKNA DAN HUKUM MEMINANG
Al-Khitbah dengan dikasrah ‘kho”nya berarti pendahuluan “ikatan
pernikahan” yang maknanya permintaan seorang laki-laki pada wanita untuk dinikahi. Dan hal ini pada umumnya ada pada laki-laki. Maka yang memulai disebut “khoothoban” (yang meminang) sedang yang lain disebut “makhthuuban” (yang dipinang).
Meminang itu sunnah sebelum akad nikah, karena Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam meminang untuk dirinya dan untuk yang lain. Dan tujuan meminang yaitu : mengetahui pendapat yang dipinang, apakah ada setuju atau tidak. Demikian juga untuk mengetahui pendapat walinya.
Meminang itu akan mengungkap keadaan, sikap wanita itu dan keluarganya. Dimana kecocokan dua unsur ini dituntut sebelum akad nikah, dan Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam telah melarang menikahi seorang wanita kecuali dengan izin wanita tersebut, sebagaimana diriwayatkan Imam Bukhori dan Muslim dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu berkata: telah bersabda Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam : Baca entri selengkapnya »













